Warning: session_start() [function.session-start]: open(/tmp/sess_alnoggsp6afd552nmc590fpe04, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/portalsu/public_html/wp-content/plugins/wp-server-stats/wp-server-stats.php on line 37
Membaca Pikiran dengan ESP (Extra Sensory Perception)

Membaca Pikiran dengan ESP (Extra Sensory Perception)

Berikut adalah rutin sulap yang akan saya bahas adalah Membaca Pikiran dengan ESP (Extra Sensory Perception)

Pesulap mengatakan, bahwa membaca pikiran adalah salah satu ketrampilan mentalism yang kadang bisa dilakukan, dan terkadang tidak. Ini sangat tergantung dari kekuatan pikiran dari orang yang mau dibaca. Kalau gelombang pikirannya kuat, namun bentengnya lemah, ia bisa dibaca, namun kalau gelombangnya kuat bentengnya kuat maka susah dibaca. Demikian pula jika

gelombang pikirannya lemah, sekalipun bentengnya lemah, tetap sulit dibaca.  Intinya kita mencari orang yang mungkin memiliki benteng yang lumayan mudah ditembus. Lantas dipanggil 1 penonton secara acak.

Pesulap melanjutkan dengan menunjukkan sejumlah lambang yang ditulis dalam kartu-kartu yang disebutZenner Cards yang biasa dipakai untuk meneliti mengenai ESP (Extra Sensory Perception). Kemudian ia menceritakan lebih jauh mengenai Zenner Cards dan ESP ini, untuk memberikan ilustrasi dan kesan yang lebih kuat.

NLP-dan-sulap-mentalism-Zenner-Cards-espPenonton yang sudah dipilih dan maju ke depan (spektator) lalu diminta secara mental untuk memilih dari jauh salah satu lambang ini, kemudian mengimajinasikan dalam pikiran dengan wujud yang sangat besar. Setelah beberapa saat mengimajinasikan, kemudian pesulap mengatakan bahwa untuk memastikan bahwa penonton tidak berganti pilihan, maka ia akan diminta menuliskan pilihannya di sebuah tempat yang tidak akan pernah disentuh oleh pesulap itu. Kemudian pesulap memberikan satu papan (clipboard yang terbuat dari tripleks biasa) ke penonton, di atasnya  ada selembar kertas dan diberikan pinsil. Penonton boleh diminta memeriksa papan itu, apakah ada yang aneh.

 

Spektator kemudian menuliskan pilihannya dari posisi yang benar-benar tidak bisa diintip oleh pesulap, dan kemudian menutup gambarnya itu sehingga tidak bisa dilihat siapapun.

Pesulap lantas meminta spektator untuk kembali mengkonsentrasikan gambar pilihannya ke dalam pikirannya. Diminta membayangkan besar-besar, dan membayangkan menutupinya dengan benteng yang kuat agar pikirannya tidak dapat ditembus.

Singkat kata, pesulap menunjukkan wajah dan mimik konsentrasi dan kemudian dengan nada yang tidak yakin, ia mengucapkan ‘clue’ / petunjuk umum terlebih dahulu. Misalkan “Saya melihat ada garis lengkung, hmmmm bukan…., lurus. Hmmmm bukan sudah bener lengkung……”. Diam sejenak, kemudian melanjutkan “Garis lengkung seperti aliran sungai atau benang terurai!“.

Sambil pesulap menunjukkan kartu dimaksud, ia meminta penonton menunjukkan gambarannya, dan ternyata benar.

Apa yang terjadi?

Rahasia:

Pesulap sudah melatih kepekaan indra pendengaran dengan cara ‘developing sensory acuity” yang bisa Anda pelajari di NLP Practitioner. Sehingga dari jarak yang lumayan sekitar 5 -10 meter masih bisa mendengarkan dengan baik. Benar, kemampuan ini yang akan dipakai untuk menimbulkan kesan mentalism magic.

Kemudian, perhatikan simbol ESP pada zenner cards di atas. Kalau Anda perhatikan, simbol diatas sebenarnya mewakili angka 1 – 5. Mengapa demikian, karena untuk menggambarkan simbol ESP itu, maka Anda akan menggoreskan pensil di kertas yang ada di papan sebanyak 1 sampai 5 goresan:

  • Simbol lingkaran: 1 goresan melingkar.
  • Simbol ‘plus’ menggoreskan garis lurus 2 kali.
  • Simbol aliran sungai / benang: menggoreskan kurva meliuk 3 kali.
  • Simbol kotak, menggoreskan pensil di kertas 4 kali.
  • Simbol bintang, menggoreskan pensil di kertas 5 kali (ada yg 10 kali)

Jadi pada saat penonton menuliskan simbolnya di kertas dengan pensil, maka pesulap akan mendengarkan berapa kali ia menggoreskan pensil itu di kertas. Akan muncul bunyi karena papan yang dipergunakan adalah tripleks. Untuk menambah keyakinan, maka pesulap bisa meminta panitia memberikan mikropon pada spektator saat ia maju ke panggung, sehingga suara terbantu lebih keras.

Seru kan?

Inilah keuntungan memiliki sensory acuity bagi seorang pesulap, yang ilmunya bisa dipelajari dengan mudah di NLP Practitioner.

Yes, untuk artikel pertama ini, kita memulai dengan teknik yang sederhana namun paten. Yang penting Anda bisa membawakan dengan baik (showmanship). Di aartikel berikutnya saya akan bahas contoh lain memanfaatkan NLP dan mentalism magic yang lebih seru.


Warning: Unknown: open(/tmp/sess_alnoggsp6afd552nmc590fpe04, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/tmp) in Unknown on line 0